Taylor’s University Tempati Jajaran 1% Universitas Terbaik Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG JAYA, Malaysia, 22 Juni 2026 /PRNewswire/ — Taylor’s University menempati peringkat ke-272 dunia dalam QS World University Rankings 2027. Capaian tersebut menempatkan universitas ini dalam jajaran 1% universitas terbaik dunia.


Peringkat tersebut mencerminkan komitmen Taylor’s dalam menghadirkan program pendidikan yang relevan, bertaraf global, dan berorientasi masa depan. Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang merombak berbagai industri dan dunia kerja, Taylor’s terus mengembangkan pendekatan pendidikan yang mengutamakan peran manusia dengan dukungan AI. Dengan pendekatan ini, Taylor’s membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan praktis yang dibutuhkan di era yang terus berubah.

Salah satu implementasi strategi tersebut adalah kerangka pembelajaran Hybrid Flexible (HyFlex) yang menyatukan sesi tatap muka, virtual, dan mandiri dalam satu pengalaman yang saling terhubung. Taylor’s memandang AI bukan sebagai pengganti proses belajar-mengajar, melainkan sebagai teknologi yang dapat meningkatkan personalisasi dalam pembelajaran, memperkuat keterlibatan mahasiswa, serta memperluas pengalaman belajar di luar ruang kelas.

"Hasil positif yang dicapai para lulusan Taylor’s membuktikan kemampuan mereka untuk belajar, beradaptasi, dan menciptakan nilai tambah di tengah perubahan yang berlangsung cepat. Ketika teknologi mengubah cara manusia mengakses dan menerapkan ilmu pengetahuan, Taylor’s berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berpusat pada manusia dengan dukungan AI. Kami memadukan metode pembelajaran yang dipersonalisasi dengan pengalaman praktis untuk membentuk lulusan yang memiliki rasa ingin tahu, kelincahan berpikir, dan kemampuan manusiawi yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan," ujar Profesor Barry Winn, Vice Chancellor & President, Taylor’s University.

Ke depan, Taylor’s akan terus mengembangkan pengalaman belajar yang lebih personal, relevan dengan kebutuhan industri, dan berorientasi pada tujuan yang jelas. Taylor’s juga berfokus membekali mahasiswa dengan kemampuan yang tidak tergantikan teknologi agar tetap relevan di masa depan yang semakin dipengaruhi AI.

Informasi lebih lanjut mengenai Taylor’s University dan berbagai program pendidikannya tersedia melalui situs resmi.

Tentang Taylor’s University

Taylor’s University merupakan universitas swasta yang tidak terafiliasi dengan pemerintah dengan peringkat tertinggi di Asia Tenggara. Dalam QS World University Rankings 2027, Taylor’s menempati posisi ke-272 dunia dan jajaran 1% universitas terbaik secara global. Selain itu, Taylor’s juga berada di peringkat ke-27 Asia dalam QS Asia University Rankings 2026. Taylor’s terus berperan mengembangkan sumber daya manusia Malaysia dan memiliki jaringan lebih dari 100.000 alumni, banyak di antaranya telah menjadi pemimpin di berbagai bidang.

Berita Terkait

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026
Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi

Berita Terbaru