Perubahan Tren Perjalanan Wisata ke Luar Negeri, Bergeser dari Panduan Wisata Menuju Selera Pribadi, Xiaohongshu dan Singapore Tourism Board Teken Kerja Sama Strategis

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 15 Mei 2026 /PRNewswire/ — Dalam setahun terakhir, tren perjalanan wisata ke luar negeri berubah drastis, dari yang sebelumnya mengandalkan panduan perjalanan menuju inspirasi berdasarkan selera pribadi. Wisatawan kini mencari resonansi emosional, pengalaman baru, serta suasana perkotaan yang berbeda. Singapura dinilai sebagai salah satu destinasi yang mampu memenuhi ekspektasi tersebut.

Di sisi lain, Xiaohongshu kini memiliki 520.000 kreator konten perjalanan wisata dengan lebih dari 1.000 pengikut. Kehadiran para kreator tersebut turut membentuk tren dan cara baru dalam merencanakan perjalanan wisata, sekaligus menciptakan peluang bisnis baru bagi industri pariwisata.

Di tengah tingginya minat masyarakat terhadap pengalaman wisata unik dan daya tarik budaya asing, Xiaohongshu Business menjalin kerja sama strategis dengan Singapore Tourism Board untuk menangkap peluang pasar yang muncul dari perubahan tren tersebut.


Xiaohongshu menilai Singapura memiliki sejumlah daya tarik unik. Singapura mampu mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung berulang kali berkat konsistensinya dalam menggelar ajang olahraga kelas dunia dan pertunjukan hiburan berskala besar. Ritme kehidupan perkotaan di Singapura yang unik juga memenuhi ekspektasi pengguna Xiaohongshu. Selain itu, layanan lokal di Singapura cocok dengan selera wisatawan yang menginginkan pengalaman yang lebih bermakna, termasuk untuk memulihkan kebugaran fisik maupun mental. Sejumlah faktor tersebut turut membuktikan potensi besar dari sektor wisata kesehatan premium dan membentuk rantai konsumsi bernilai tinggi yang lebih lengkap. Kemajemukan budaya dan nuansa tropis Singapura juga selaras dengan minat wisatawan terhadap pengalaman baru. Berbagai tren tersebut menjadikan Singapura destinasi ideal untuk mengeksplorasi pengalaman wisata, layaknya membuka "blind box" dunia. (Sumber data: Xiaohongshu, Januari–Desember 2025)

Setiap kota memiliki daya tarik yang berbeda-beda untuk kelompok wisatawan dengan preferensi tertentu. Dalam kerja sama strategis ini, Xiaohongshu memanfaatkan karakteristik regional Singapura dan lebih dari 1.400 pola perilaku pengguna (behavioral tag) di platformnya untuk menganalisis empat kelompok utama wisatawan luar negeri melalui Insight Framework khusus. Keempat kelompok tersebut meliputi kreator konten perjalanan wisata yang ingin membalas jasa orang tua melalui perjalanan wisata, orang tua masa kini yang mencari kualitas dan relaksasi, generasi muda urban yang mengutamakan pengalaman emosional, serta kalangan muda kelas menengah yang ingin mengekspresikan jati diri melalui gaya hidup. Data menunjukkan ketimpangan besar antara tingginya pencarian informasi dan ketersediaan konten yang relevan untuk seluruh kelompok tersebut. Pengguna muda sangat bergantung pada pencarian informasi secara seketika, namun konten yang tersedia dinilai belum cukup akurat. Sementara itu, jumlah pengguna aktif bulanan Xiaohongshu dari kalangan orang tua berusia muda yang berlibur dengan anak telah melampaui 20 juta orang. Meski demikian, konten autentik dari perspektif ibu masih sangat terbatas. Kondisi tersebut menunjukkan, permintaan dan imajinasi pengguna telah berkembang lebih cepat dibanding pasokan konten yang tersedia. Situasi tersebut turut menghadirkan peluang strategis bagi Xiaohongshu dan Singapura.


Strategi Tiga Tahap untuk Membangun Ekosistem Wisata Luar Negeri Singapura pada 2026

Strategy Head, Commercial Cross-border, Xiaohongshu, Lai Sisi, memperkenalkan solusi pemasaran "tiga tahap".

Tahap pertama, memanfaatkan keunggulan sebagai pelopor industri dengan membangun matriks konten tersegmentasi berdasarkan kelompok pengguna guna membentuk kesan positif sebelum wisatawan mengambil keputusan liburan. Tahap kedua, membangun persepsi merek melalui identitas merek khas Singapura yang relevan dengan destinasi wisata, serta konsisten membentuk ekspektasi wisatawan dan keputusan konsumsi. Tahap ketiga, mendorong pertumbuhan yang saling menguntungkan. Melalui kontribusi bisnis, strategi seeding akan terus dikonversi menjadi konsumsi aktual sehingga menciptakan sistem pemasaran berbasiskan kinerja terukur, serta dioptimalkan secara berkelanjutan. Setiap konversi menjadi titik awal pertumbuhan berikutnya. Akumulasi konversi dan pembelian berulang akan mengubah konten yang terkumpul menjadi aset merek jangka panjang, sekaligus memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi pilihan.

Melalui mekanisme tertutup yang terdiri atas tiga tahap ini, kerja sama kedua pihak tidak lagi sekadar berfokus pada arus pengguna (traffic), melainkan mencakup seluruh proses, mulai dari pengambilan keputusan wisatawan hingga konversi konsumsi. Pendekatan tersebut merupakan peningkatan baru dalam pemasaran wisata luar negeri sekaligus menghadirkan model yang dapat direplikasi, mulai dari strategi seeding destinasi hingga pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Berita Terkait

Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker
Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Berita Terbaru