Untuk Menuntut Ilmu, Sekolah Itu Bukan untuk Mencari Pekerjaan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Tujuan utama pendidikan itu sendiri adalah sebagai pusat keilmuan supaya berpengetahuan, berwawasan dan yang paling penting tidak bodoh atau lebih utama menjadi cerdas. (Foto: scx2.b-cdn.net)


Hallotangsel.com – Pendidikan atau menuntut ilmu itu adalah kewajiban setiap muslim baik laki-laki atau perempuan hingga sampai ke liang lahat. Dalam kehidupan saat ini tak bisa dipungkiri orang menyekolahkan anaknya tujuan utama adalah materi, yaitu pekerjaan.

Seolah dengan sekolah pekerjaan akan mudah didapat, ditunjang dengan kehidupan yang serba materialistis saat ini telah menjadikan tujuan utama dalam pendidikan telah menyimpang yaitu menuntut ilmu, hal ini secara tidak sadar pendidikan selama ini telah merubah pola pikir orang menjadi materialistik, bahkan negara juga ikut andil dengan menyelenggarakan sekolah-sekolah yang berorientasi pada pekerjaan yang lulusannya bisa langsung bekerja, sementara dari tujuan utama pendidikan itu sendiri adalah sebagai pusat keilmuan supaya berpengetahuan, berwawasan dan yang paling penting tidak bodoh atau lebih utama menjadi cerdas tapi tidak membodohi hee… hee…

Bukankah jodoh, rejeki dan mati itu sudah ada yang Maha Mengatur, Alloh SWT. Dan soal pekerjaan itu sudah masuk dalam ranah rejeki, jadi tak perlu takut dengan kehendakNya selama masih bisa berusaha.

Ketika banyak lulusan pesantren yang telah pulang ke rumah tidak lagi mondok dia tidak punya pekerjaan, pada akhirnya usaha berdagang sambil mengamalkan ilmunya sebagai guru ngaji di kampung, sesuai hadits nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umatnya berdagang.

”Hendaklah kamu berdagang, karena di dalamnya terdapat 90 persen pintu rezeki,” hadist riwayat Imam Ahmad.

Dari Mu’az bin Jabal, Rasulullah SAW berkata, ”Sesungguhnya, sebaik-baik usaha adalah usaha perdagangan,” hadist riwayat Baihaqi.

Atau yang lebih beruntung bisa melanjutkan kuliah atau meneruskan usaha keluarga, atau juga ada yang dipanggil ustad yang selalu mendapat undangan untuk mengisi ceramah setelahnya ada sesuatu yang diterima dari panitia yaitu ucapan “terimakasih” mohon maaf tidak bisa ngasih apa-apa. Hee…hee

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan dan pusat keilmuan sesungguhnya sudah mengantisipasi jauh sebelum merdeka telah menanamkan pola pikir keilmuan yang berorientasi pada akhlak, bukan materi, dan sekarang pemerintah sendiri memprogramkan pendidikan berkarakter mencontoh pendidikan yang dikembangkan oleh pesantren yang lebih menekan pada kepribadian dan karakter bangsa yang berbudi luhur seperti keinginan para pendiri bangsa Indonesia.

Pekerjaan itu bukan tujuan utama kita dalam menuntut ilmu atau mengeyam pendidikan tapi dengan keilmuan, kita dimudahkan untuk mendapatkan pekerjaan.

Pada akhirnya janganlah berhenti menuntut ilmu, di mana pun, kapan pun, bukan hanya di lembaga pendidikan formal atau di pengajian saja bahkan dengan membaca artikel seperti sekarang ini (heehe), namun juga dalam setiap hal dan kesempatan walau ditengah kesempitan hidup yang Alloh berikan kepada kita, karena menuntut ilmu itu wajib.

Oleh : Paman Aveng, Pekerja swasta.

Berita Terkait

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral
Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024
10 Tanggul Jebol, Upaya Evakuasi Terhambat Arus Deras dalam Peristiwa Banjir Bandang di Demak
Wisuda 573 Mahasiswa Unhan, Menhan Prabowo Subianto: Indonesia Harus Kejar Penguasaan STEM
Kembali Sentuh All Time High, Kapitalisasi Pasar BBRI Tembus Rp913 Triliun
Berkat Program BRInita, Kelompok PKK Rawa Barat Sukses Budidaya Hidroponik dan Ikan Nila
Bukti Keberpihakan Pada Ekonomi Kerakyatan, Kredit UMKM BRI Tembus Rp1.068,7 triliun
KPK Periksa Kemal Redindo, Anak Mantan Mentan SYL Soal Dugaan Aliran Uang Korupsi dan Jual Beli Jabatan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:40 WIB

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral

Jumat, 16 Februari 2024 - 16:53 WIB

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024

Selasa, 13 Februari 2024 - 14:12 WIB

10 Tanggul Jebol, Upaya Evakuasi Terhambat Arus Deras dalam Peristiwa Banjir Bandang di Demak

Selasa, 13 Februari 2024 - 10:42 WIB

Wisuda 573 Mahasiswa Unhan, Menhan Prabowo Subianto: Indonesia Harus Kejar Penguasaan STEM

Senin, 12 Februari 2024 - 19:26 WIB

Kembali Sentuh All Time High, Kapitalisasi Pasar BBRI Tembus Rp913 Triliun

Minggu, 11 Februari 2024 - 17:04 WIB

Berkat Program BRInita, Kelompok PKK Rawa Barat Sukses Budidaya Hidroponik dan Ikan Nila

Rabu, 7 Februari 2024 - 21:24 WIB

Bukti Keberpihakan Pada Ekonomi Kerakyatan, Kredit UMKM BRI Tembus Rp1.068,7 triliun

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:17 WIB

KPK Periksa Kemal Redindo, Anak Mantan Mentan SYL Soal Dugaan Aliran Uang Korupsi dan Jual Beli Jabatan

Berita Terbaru

https://ageneuro2024.id/ https://andre-malraux-montataire.ac-amiens.fr/spuh/ https://librarian.stitek.ac.id/chui/ https://cine-screen.fr/wp-content/full/ slot qris slot qris Dewahoki303 Dewahoki303