Pembangunan Rumah Susun Berbasis Transit Oriented Development Diapresiasi DPR RI

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 30 Januari 2023 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima. (Dok. DPR.go.id)

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima. (Dok. DPR.go.id)

HALLOTANGSEL.COM – Komisi VI DPR RI mengapresiasi pembangunan Rumah Susun (Rusun) Samesta Mahata Serpong berbasis Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pembangunan rusun tersebut merupakan sinergi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan, dengan Kementerian Perhubungan, PT. KAI dan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima pada saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) Komisi VI DPR RI di lokasi pembangunan Rusun Samesta Mahata.

“Kami sangat mengapresiasi pembangunan Rumah Susun berbasis TOD ini karena memang masyarakat sangat membutuhkan hunian yang dekat dengan sarana transportasi,” ujarnya, Jum’at 27 Januari 2023.

Menurut Politisi PDI-Perjuangan ini, rusun berbasis TOD ini merupakan hunian alternatif selain rumah tapak yang dapat menjadi pilihan tempat tinggal masyarakat.

Untuk itu, sinergi antara Kementerian/ Lembaga pemerintah dengan BUMN sangat dibutuhkan.

Nantinya Rusun yang dibangun di kawasan Stasiun Rawa Buntu akan memiliki dua tower khusus untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sehingga tidak hanya untuk komersial.

Lebih lanjut, Aria Bima menjelaskan konsep hunian berbasis TOD merupakan upaya pengembangan perkotaan yang menuntut keterpaduan antar pola dan struktur ruang wilayah.

Hal itu mulai dari perumahan, komersial, dan ruang rekreasi dengan sarana transportasi umum yang dapat dijangkau masyarakat dengan berjalan kaki.

“Salah satu keuntungan tinggal bagi masyarakat di TOD adalah mereka bisa diantar jemput kereta api saat melakukan mobilisasi dari tempat tinggal ke tempat kerja.”

“Jadi, ada integrasi antara hunian dengan transportasi massa misalnya Commuter Line,” terang Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro mengatakan selain Rusun Samesta Mahata Serpong, saat ini juga ada beberapa Rusun berkonsep TOD yang juga sedang dalam proses pembangunan, yaitu Rusun TOD di Stasiun Tanjung Barat, Stasiun Pondok Cina dan Stasiun MRT Lebak Bulus.

Menurutnya,terdapat keuntungan lain yang dapat diperoleh masyarakat jika nantinya memilih tinggal di rumah susun TOD.

Keuntungannya adalah tersedianya hunian layak, transportasi murah-mudah, dan yang paling penting bisa ikut serta dalam mengurangi polusi udara karena penggunaan kendaraan pribadi bisa berkurang.

Budi Saddewa Soediro menerangkan Rusun TOD Rawa Buntu merupakan proyek sinergi BUMN, di mana penyediaan lahannya dilakukan oleh PT. KAI dan pembangunannya oleh Perumnas dengan kontraktor PT. Adhi Karya.

Sebagai informasi, Rumah Susun berkonsep Transit Oriented Development (TOD) Rusun Samesta Mahata Serpong dibangun oleh Perum Perumnas di kawasan Stasiun Rawa Buntu Serpong, Tangerang Selatan.

Rusun tersebut berada di atas lahan seluas 24.626 meter persegi dan dibangun sebanyak enam tower dengan total hunian sebanyak 3.632 unit.

Pada tahap pertama dibangun sebanyak tiga tower terdiri dari 1.816 unit terbagi menjadi 330 hunian subsidi dan 1.486 hunian non subsidi.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Hallo Media Network, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Cuaca Hari Ini: Cuaca Pagi Hari Tangerang Hujan dengan Intensitas Ringan dan Siang Hujan Sedang
Bareskrim Polri Tangkap 2 Wanita Pelaku Tindak Pidana Perdagangan di Tanggerang dan Bogor
Hadiri WEF 2024 Dirut BRI Bicara Tentang Artificial Intelligence, Tingkatkan Produktivitas Hingga Penguatan Regulasi
Warga Curiga Dokter Hewan Tak Keluar Rumah Beberapa Hari, Setelah Dicek Ternyata Ditemukan Tak Bernyawa
Awali Tahun dengan Gemilang, Saham BBRI Kembali Sentuh All Time High!
Dampak Nyata Holding Ultra Mikro, Total Saldo Tabungan UMi Sentuh Rp1,5 Triliun
Ikuti Program Pendampingan BRI, UMKM Ini Jadi Tahan Banting!
Kopi Ini Jangkau Pasar Lebih Luas Berkat Pemberdayaan BRI “KlasterkuHidupku”
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:34 WIB

Cuaca Hari Ini: Cuaca Pagi Hari Tangerang Hujan dengan Intensitas Ringan dan Siang Hujan Sedang

Senin, 29 Januari 2024 - 11:46 WIB

Bareskrim Polri Tangkap 2 Wanita Pelaku Tindak Pidana Perdagangan di Tanggerang dan Bogor

Selasa, 23 Januari 2024 - 15:01 WIB

Hadiri WEF 2024 Dirut BRI Bicara Tentang Artificial Intelligence, Tingkatkan Produktivitas Hingga Penguatan Regulasi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 14:20 WIB

Warga Curiga Dokter Hewan Tak Keluar Rumah Beberapa Hari, Setelah Dicek Ternyata Ditemukan Tak Bernyawa

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:34 WIB

Awali Tahun dengan Gemilang, Saham BBRI Kembali Sentuh All Time High!

Rabu, 10 Januari 2024 - 15:41 WIB

Dampak Nyata Holding Ultra Mikro, Total Saldo Tabungan UMi Sentuh Rp1,5 Triliun

Kamis, 4 Januari 2024 - 19:34 WIB

Ikuti Program Pendampingan BRI, UMKM Ini Jadi Tahan Banting!

Selasa, 2 Januari 2024 - 17:19 WIB

Kopi Ini Jangkau Pasar Lebih Luas Berkat Pemberdayaan BRI “KlasterkuHidupku”

Berita Terbaru

https://ageneuro2024.id/ https://andre-malraux-montataire.ac-amiens.fr/spuh/ https://librarian.stitek.ac.id/chui/ https://cine-screen.fr/wp-content/full/ slot qris slot qris Dewahoki303 Dewahoki303