Nahdlatul Ulama Kota Tangsel Haramkan Permainan Boneka Capit, Ini Penjelasannya

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 27 September 2022 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NU Tangsel Turut Haramkan Permainan Capit Boneka. (Pexels.com/fajri nugroho)

NU Tangsel Turut Haramkan Permainan Capit Boneka. (Pexels.com/fajri nugroho)

HALLO TANGSEL – Nahdlatul Ulama Kota Tangerang Selatan sepakat mengeluarkan pernyataan sikap. Hal ini terkait permainan capit boneka yang disinyalir sebagai ajang perjudian.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangsel Abdullah Mas’ud mengatakan, permainan capit boneka tengah ramai jadi pemberitaan.

Hal ini setelah banyaknya ulama di berbagai daerah yang mengharamkan permainan tersebut.

Ia menjelaskan, hasil kajian bersama tim Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Tangsel dan sejumlah pesantren di Jabodetabek menganggap permainan capit boneka haram.

“Hukum bermain wahana capit dengan mesin atau claw machine adalah haram.”

“Ini dikarenakan permainan itu mengandung unsur spekulasi atau ma’nal qimar,” ujarnya kepada, Senin 25 September 2022.

Mas’ud menyebut, dalam sistem permainan tersebut, tidak ada akad tawar-menawar dalam transaksinya.

“Tidak bisa di-akadi ijaroh. Karena spirit dalam permainan tersebut adalah mendapatkan boneka, bukan menyewa fasilitas,” terangnya.

PCNU Tangsel pun, lanjutnya, meminta agar Pemkot Tangsel turun tangan menertibkan mesin permainan capit boneka.

“Pemerintah wajib menertibkan dan memberikan edukasi pada masyarakat terkait transaksi bisnis yang tidak merugikan salah satu pihak,” pintanya.

Sebagaimana diketahui, dalam permainan capit bola para pemainnya diminta memasukkan uang koin ke dalam kotak yang tersedia dalam mesin.

Setelah itu,  mereka berupaya untuk mendapatkan boneka dengan alat capit mesin.

Jika beruntung, pemain bisa mendapatkan boneka yang biasanya harganya lebih mahal dari koin yang dimasukkan ke dalam mesin. Tapi jika gagal, maka mereka akan merugi.***

Berita Terkait

Cuaca Hari Ini: Cuaca Pagi Hari Tangerang Hujan dengan Intensitas Ringan dan Siang Hujan Sedang
Bareskrim Polri Tangkap 2 Wanita Pelaku Tindak Pidana Perdagangan di Tanggerang dan Bogor
Hadiri WEF 2024 Dirut BRI Bicara Tentang Artificial Intelligence, Tingkatkan Produktivitas Hingga Penguatan Regulasi
Warga Curiga Dokter Hewan Tak Keluar Rumah Beberapa Hari, Setelah Dicek Ternyata Ditemukan Tak Bernyawa
Awali Tahun dengan Gemilang, Saham BBRI Kembali Sentuh All Time High!
Dampak Nyata Holding Ultra Mikro, Total Saldo Tabungan UMi Sentuh Rp1,5 Triliun
Ikuti Program Pendampingan BRI, UMKM Ini Jadi Tahan Banting!
Kopi Ini Jangkau Pasar Lebih Luas Berkat Pemberdayaan BRI “KlasterkuHidupku”
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:34 WIB

Cuaca Hari Ini: Cuaca Pagi Hari Tangerang Hujan dengan Intensitas Ringan dan Siang Hujan Sedang

Senin, 29 Januari 2024 - 11:46 WIB

Bareskrim Polri Tangkap 2 Wanita Pelaku Tindak Pidana Perdagangan di Tanggerang dan Bogor

Selasa, 23 Januari 2024 - 15:01 WIB

Hadiri WEF 2024 Dirut BRI Bicara Tentang Artificial Intelligence, Tingkatkan Produktivitas Hingga Penguatan Regulasi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 14:20 WIB

Warga Curiga Dokter Hewan Tak Keluar Rumah Beberapa Hari, Setelah Dicek Ternyata Ditemukan Tak Bernyawa

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:34 WIB

Awali Tahun dengan Gemilang, Saham BBRI Kembali Sentuh All Time High!

Rabu, 10 Januari 2024 - 15:41 WIB

Dampak Nyata Holding Ultra Mikro, Total Saldo Tabungan UMi Sentuh Rp1,5 Triliun

Kamis, 4 Januari 2024 - 19:34 WIB

Ikuti Program Pendampingan BRI, UMKM Ini Jadi Tahan Banting!

Selasa, 2 Januari 2024 - 17:19 WIB

Kopi Ini Jangkau Pasar Lebih Luas Berkat Pemberdayaan BRI “KlasterkuHidupku”

Berita Terbaru

https://ageneuro2024.id/ https://andre-malraux-montataire.ac-amiens.fr/spuh/ https://librarian.stitek.ac.id/chui/ https://cine-screen.fr/wp-content/full/ slot qris slot qris Dewahoki303 Dewahoki303