Kades Lebak Wangi Sepatan Ditemukan Gantung Diri. (Foto: kabar6.com)

Hallotangsel.com, Tangerang – Polisi terkesan menutupi pemicu Kepala Desa (Kades) Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten nekat bunuh diri.

Saat di konfirnasi rri.co.id, Kapolsek Sepatan Timur, AKP I Gusti Moch Sugiarto mengatakan, dirinya sangat tidak enak memberikan statemen kepada pihak keluarga Kades Lebak Wangi.

“Saat ini saya sedang bersama pihak keluarga (Kades Nesin_Red) jadi tidak enak untuk memberikan statement,” ungkapnya, Kamis (5/11/2020).

Disinggung apa pemicu atau penyebab atas peristiwa bunuh diri itu? Gusti menyatakan, silahkan tanyakan kepada Humas Polres Metro Tangerang Kota, karena kasuanya telah dilimpahkan ke sana. “Silahkan tanya ke Humas Polres saja,” tegasnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Abdul Rachim mengatakan, pihaknya masih mendalami penyebab bunuh dirinya Kades Lebak Wangi itu. “Nanti masih didalami,” dingkatnya kepada rri.co.id, Kamis (5/11/2020).

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Lebak Wangi, Nesin nekat gantung diri disamping rumahnya, RT 01/01, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten. Diduga, karena malu dituding warga menggelapkan bantuan sosial (bansos) oleh warga. (rad)