Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti. /Instagram.com @destrydamayanti

HALLO TANGSEL – Bank Indonesia (BI) menerapkan suku bunga acuan bebas risiko sesuai prinsip syariah.

Pengembangan suku bunga acuan bebas risiko merupakan tonggak penting dalam memperkuat daya saing industri keuangan syariah menghadapi dampak penghentian London Interbank Offered Rate (LIBOR) mulai akhir 2021.

Hal itu dikatakan Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti dalam Internasional Seminar virtual tentang Pasar Keuangan Syariah, seperti dikutip Hallo.id dari laman BI.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallo.id dalam artikel BI Terapkan Suku Bunga Acuan Bebas Risiko, Tingkatkan Daya Saing Industri Keuangan Syariah